KASONGAN, Beritakalteng24.com – Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menyampaikan kekecewaannya atas kondisi memprihatinkan SD Negeri di Desa Tumbang Tanjung yang viral di media sosial.
Ia meninjau langsung sekolah tersebut dan menemukan kerusakan parah seperti plafon bocor, dinding mengelupas, hingga atap nyaris roboh, meskipun sekolah menerima Dana BOS sebesar Rp 200 juta.
“Ini bukan soal besar kecilnya dana, tapi soal tanggung jawab. Membeli semen pun tak dilakukan,” tegas Firdaus saat membuka Konferensi PGRI Katingan XXIII di Kasongan, Rabu (30/7/2025).
Firdaus menilai, kepala sekolah dan guru kurang memiliki inisiatif dan kepedulian dalam merawat lingkungan belajar.
Wabup menegaskan, bahwa Pemkab Katingan akan melakukan evaluasi dan tidak akan mentolerir pembiaran terhadap fasilitas pendidikan, terutama bila ada dana operasional yang cukup.
Sebelumnya, kondisi sekolah tersebut viral, setelah warganet membagikan foto-foto kelas kumuh dan rusak yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa perbaikan. (dn)






