Gubernur Agustiar Sabran: Media Harus Jadi Pilar Informasi Positif Pembangunan Kalteng

Pemprov Kalteng73 Dilihat

PALANGKA RAYA, Beritakalteng24.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi pembangunan yang positif dan akurat. Hal ini disampaikannya dalam acara ramah tamah bertajuk “Sharing dan Diskusi Bersama Gubernur” yang digelar di Istana Isen Mulang, Kamis (31/7/2025) sore.

Acara dihadiri sekitar 200 insan pers dari berbagai organisasi media, baik yang sudah menjalin kerja sama dengan Pemprov Kalteng maupun yang sedang dalam proses pengajuan kemitraan.

Sebelum diskusi dimulai, Gubernur melakukan jogging santai bersama kepala perangkat daerah dan para wartawan, menempuh rute dari Kantor Gubernur menyusuri Jalan D.I. Panjaitan hingga Jalan Brigjen Katamso.

Plt. Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinan Gubernur Agustiar, terjadi peningkatan pemberitaan pembangunan hingga 700 persen. Ia menyebut kontribusi media sebagai kunci keberhasilan tersebut.

“Penyampaian informasi program pemerintah sangat bergantung pada sinergi dengan media. Ini harus terus dijaga dengan komitmen bersama,” ujar Rangga.

Gubernur Agustiar sendiri menyambut hangat kritik dan masukan dari insan pers.

“Mata saya hanya dua. Tapi berkat wartawan, saya bisa melihat lebih banyak hal yang sebelumnya mungkin tak saya ketahui,” ucapnya.

Dalam diskusi, Gubernur mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghentikan operasional 14 perusahaan tambang sirkon karena lokasi aktivitas mereka tidak sesuai dengan izin.

Selain itu, ia juga menegaskan komitmen menertibkan angkutan truk ilegal yang tidak memiliki dokumen lengkap.

“Kita tidak beri toleransi pada pelanggaran. Ini demi keselamatan dan penegakan aturan di daerah kita,” tegasnya.

Minimal Karhutla dan Dorong UMKM Lewat Car Free Night

Menyoal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gubernur menyatakan bahwa kondisi Kalteng saat ini relatif aman berkat upaya pencegahan seperti apel siaga dan pengawasan langsung.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan bahwa program Car Free Night Huma Betang yang digelar rutin tiap malam Minggu tidak hanya bertujuan memberi hiburan, tetapi juga menggerakkan UMKM.

“Biaya artis bukan dari APBD. Banyak yang kami tanggung secara pribadi demi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Kartu Huma Betang Sejahtera dan Pembangunan Desa

Dalam forum itu, Gubernur turut memaparkan program Huma Betang Sejahtera (HBS) yang akan mulai dijalankan pada 2026. Program ini akan mengintegrasikan delapan bentuk bantuan sosial dalam satu kartu:

  • Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp2 juta per KK

  • Operasi pasar sembako murah

  • Sekolah dan kuliah gratis

  • Layanan kesehatan gratis berbasis KTP/BPJS

  • Akses lapangan kerja

  • Bantuan modal petani dan nelayan

  • Bantuan perumahan untuk guru

Pemprov Kalteng juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk mendukung pemerataan pembangunan desa, yang mencakup insentif bagi ketua RT, tokoh agama, dan pembangunan infrastruktur dasar.

“Setiap desa akan menerima antara Rp250 juta sampai Rp500 juta. Kami ingin keadilan pembangunan sampai ke pelosok,” jelas Gubernur.

Promosi Wisata dan Dukungan Pers

Di bidang pariwisata, Gubernur memperkenalkan destinasi unggulan seperti Taman Nasional Tanjung Puting, Sebangau, dan Nyaru Menteng, sebagai bagian dari pengembangan wisata ramah lingkungan.

Ketua PWI Kalteng, M. Zainal, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Gubernur kepada insan pers.

“Ini penting untuk menjembatani aspirasi publik dan menyempurnakan arah kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua AMSI Kalteng, Hairil Supriadi, mengapresiasi sejumlah terobosan pembangunan diberbagai bidang yang dilakukan Pemprov Kalteng.

“AMSI Kalteng mendukung program pembangunan yang dilakukan Pemprov Kalteng melalui pemberitaan agar bisa diketahui masyarakat luas,” kata Hairil ketika diminta tanggapannya terkait pembangunan di Provinsi Kalteng.

Terkait maraknya hoaks di ruang-ruang digital Hairil mengajak semua pihak terkait untuk secara bersama-sama memerangi hoak dengan melakukan pemberitaan sesuai kode etik jurnalistik (KEJ) secara kontinu melalui platform yang ada. (hs/red)