PURUK CAHU, Beritakalteng24.com – Memasuki usia ke-23 tahun, Kabupaten Murung Raya terus bergerak membangun. Namun Wakil Ketua II DPRD Murung Raya, Likon, mengingatkan pentingnya pemerataan pembangunan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan warga kota, tetapi juga masyarakat di pelosok desa.
Dalam keterangannya, Jumat (8/8/2025), politisi Partai NasDem ini menekankan agar momentum hari jadi menjadi titik balik untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, fokus pembangunan hanya di ibu kota kabupaten berisiko menimbulkan ketimpangan sosial dan memperlambat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Harapan kita, ke depan bukan hanya kota yang maju, tapi juga desa-desa. Pemerataan pembangunan adalah kunci bagi kemajuan bersama,” ujar Likon.
Selain infrastruktur, Likon menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ia menilai, pembangunan fisik seperti jalan dan fasilitas publik memang penting, tetapi kualitas manusia menjadi fondasi utama untuk masa depan Murung Raya yang berkelanjutan.
“Pembangunan bukan hanya soal fisik. Pendidikan, kesehatan, dan pelatihan keterampilan juga harus menjangkau masyarakat desa. Semua warga harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambahnya.
Likon juga mengajak DPRD dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi. Baginya, kemajuan kabupaten hanya bisa tercapai jika semua elemen pemerintahan berjalan seiring, saling mendukung, dan menanggalkan ego sektoral.
“Kami di DPRD siap bersinergi. Peringatan hari jadi ini adalah momentum tepat untuk menyatukan langkah, menyamakan visi, dan bekerja bersama demi kemajuan Murung Raya,” tegasnya.
Tak ketinggalan, Likon juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif, menjaga semangat kebersamaan, dan mendukung setiap langkah pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Banyak pihak telah berkontribusi pada capaian pembangunan. Kekompakan itu harus terus dijaga, karena membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.(Red)






