Desa Bahitom Jadi Teladan Anti Korupsi, Ketua DPRD Mura Apresiasi Komitmen Integritas

PURUK CAHU, Beritakalteng24.com – Desa Bahitom, Kecamatan Murung, menjadi sorotan se-Kalimantan Tengah setelah ditetapkan sebagai Desa Percontohan Anti Korupsi mewakili Kabupaten Murung Raya.
Kegiatan penilaian yang digelar pada Senin (3/11/2025) tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, bersama Bupati Murung Raya, Heriyus, Kajari Murung Raya, Taufik, Danramil Murung, Kapten Inf M. Saroni, serta Kapolsek Murung, Ipda Yakubus Riko.

Ketua DPRD Rumiadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Bahitom atas kerja keras dan komitmen mereka dalam membangun sistem pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas.

“Ini pencapaian luar biasa. Desa Bahitom tidak hanya membanggakan Murung Raya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh desa di Kalimantan Tengah untuk menegakkan nilai integritas,” ujar Rumiadi.

Ia menekankan bahwa pembentukan desa percontohan anti korupsi bukan semata soal administrasi dan laporan keuangan, tetapi tentang membangun budaya kerja yang jujur, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Mencegah korupsi harus dimulai dari niat dan perilaku. Jika aparatur desa memiliki mental yang bersih, maka sistem yang berjalan pun akan bersih,” imbuhnya.

Menurut Rumiadi, DPRD Murung Raya bersama pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat sinergi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Kami di lembaga legislatif terus mendorong transparansi anggaran dan akuntabilitas publik, karena itu bagian dari tanggung jawab moral dan politik kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rumiadi menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam memberantas praktik korupsi di seluruh lini pemerintahan. Ia juga mengajak seluruh aparatur desa di Murung Raya agar menjadikan integritas sebagai budaya kerja, bukan sekadar slogan.

“Integritas adalah ruh dalam pelayanan publik. Bila setiap aparatur desa memiliki semangat ini, maka kesejahteraan dan kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” tutupnya.

Desa Bahitom diharapkan menjadi model pembelajaran bagi desa-desa lain di Kalimantan Tengah dalam mewujudkan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan bebas dari korupsi. (Red)