Warga Makunjung Keluhkan Jalan Rusak, Dina Janji Perjuangkan di DPRD

PURUK CAHU, Beritakalteng24.com – Pembangunan jalan antardesa menjadi salah satu usulan utama yang disampaikan warga kepada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, saat melaksanakan reses masa sidang III tahun 2025 di Desa Makunjung, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Sabtu (1/11/2025).

“Reses perorangan yang saya laksanakan ini merupakan bagian dari tugas pokok anggota DPRD dalam menjaring serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan, khususnya di Dapil II ini,” ujar Dina di Puruk Cahu, Senin (3/11/2025).

Kegiatan reses tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, serta perwakilan warga dari berbagai desa. Momen ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.

Menurut Dina, kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mendengarkan langsung berbagai persoalan dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Semua aspirasi ini akan kami tampung dan perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui program pemerintah daerah ke depan,” ucapnya.

Dalam dialog tersebut, masyarakat Desa Makunjung menyampaikan sejumlah usulan prioritas, antara lain perbaikan jalan penghubung antar desa yang rusak akibat curah hujan tinggi, pembangunan jembatan kecil di RT 03, serta peningkatan fasilitas pendidikan dan jaringan internet guna mendukung kegiatan belajar anak-anak di desa.

Salah satu tokoh masyarakat, Samsudin, berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan kondisi infrastruktur yang selama ini menjadi kendala utama aktivitas ekonomi warga.

“Kami berharap perbaikan jalan bisa segera direalisasikan. Saat musim hujan, akses ke ibu kota kecamatan sangat sulit, bahkan kendaraan roda dua pun sering terjebak lumpur,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Dina berkomitmen memperjuangkan aspirasi warga agar bisa masuk dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak eksekutif agar apa yang disampaikan masyarakat Desa Makunjung ini dapat menjadi prioritas pembangunan tahun depan,” tegasnya.

Kegiatan reses diakhiri dengan dialog interaktif antara warga dan wakil rakyat, di mana masyarakat juga menyampaikan persoalan lain seperti pelayanan kesehatan dan keterbatasan tenaga medis di wilayah pedalaman. (Red)