PALANGKA RAYA, Beritakalteng24.com – Peta perpolitikan Kalimantan Tengah kembali menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar yang dijadwalkan pada 29 November 2025 mendatang.
Dua nama kandidat kuat, H. Edy Pratowo yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalteng dan Fairid Naparin Walikota Palangka Raya, disebut bersaing ketat untuk memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Kalimantan Tengah.
Situasi internal partai berlambang pohon beringin itu kian dinamis setelah muncul isu keretakan antarkader menjelang musda. Namun, sejumlah tokoh senior Golkar menyebut persaingan tersebut adalah hal wajar dalam proses demokrasi partai.
Dalam upaya meredam tensi, sejumlah tokoh senior Golkar, termasuk Ketua DPD Golkar Kalteng dua periode HM Ruslan AS dan Menteri P2MI H. Mukhtarudin, memediasi pertemuan antara dua kandidat utama: Fairid Naparin dan H. Edy Pratowo.
Pertemuan di Jakarta tersebut tersebut, menghasilkan kesepakatan untuk menjaga suasana Musda tetap kondusif. Kedua kandidat berkomitmen menjunjung tinggi asas musyawarah mufakat, melepaskan ego politik, dan menempatkan persatuan partai di atas kepentingan pribadi.
Dengan terciptanya kesepahaman tersebut, persiapan Musda XI DPD Golkar Kalteng dapat berjalan lebih lancar. Panitia pengarah dan pelaksana telah terbentuk dan tengah mematangkan seluruh rangkaian kegiatan.
Rencananya, musda tersebut akan dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar beserta sejumlah tokoh nasional dan menteri dari Partai Golkar. Diperkirakan Musda dilaksanakan tanggal 29 November ini.
Sebelumnya, Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) Musda Golkar Kalteng, Hj. Siti Nafsiah, menegaskan seluruh persiapan telah rampung. Panitia kini tinggal menunggu pelaksanaan sesuai arahan pusat.
“Musda akan dilaksanakan pada 29 November 2025 di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, sepanjang tidak ada perubahan dari DPP,” jelasnya, Kamis (20/11/2025). (red)






