MUARA TEWEH, beritakalteng24.com — DPRD Kabupaten Barito Utara, Suhendra, menyoroti kebijakan Menteri Keuangan Purbaya yang akan memangkas Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026. Menurutnya, langkah tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar perencanaan pembangunan dapat disesuaikan dengan kondisi anggaran yang lebih terbatas.
Suhendra meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk lebih selektif dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menegaskan bahwa belanja daerah harus diarahkan pada program yang benar-benar mendesak dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya mendorong pemerintah daerah memaksimalkan anggaran yang ada agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara luas. Pemangkasan dana transfer dari pusat harus disikapi dengan lebih berhemat dan memprioritaskan program yang penting saja,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Politisi PKB itu menambahkan bahwa penurunan TKD secara nasional membuat setiap daerah, termasuk Barito Utara, harus memastikan seluruh anggaran digunakan secara efektif.
“Gunakan anggaran semaksimal mungkin untuk kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Suhendra menyebut ada beberapa sektor yang wajib menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Ia mengingatkan agar anggaran tidak dialokasikan untuk kegiatan yang belum mendesak.
“Dengan anggaran terbatas, prinsipnya tidak boleh ada belanja untuk hal yang belum urgen. Pemerintah harus fokus pada penanggulangan kemiskinan, pengendalian inflasi, serta pemenuhan kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, ia menilai bahwa Barito Utara masih memiliki tantangan besar dalam memperkuat sektor-sektor vital tersebut di berbagai kecamatan.
Suhendra juga mengapresiasi komitmen Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix yang terus menjaga arah pembangunan Barito Utara agar tetap berada pada jalur prioritas. Ia menekankan bahwa peningkatan infrastruktur harus menjadi agenda penting.
“Terutama infrastruktur, karena kita masih sangat perlu membenahi jalan dan membangun jembatan baru untuk konektivitas wilayah. Ini penting untuk mendukung arah pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Barito Utara ke depan,” ungkapnya.(red)






