DPRD Barito Utara dengan PLN Bahas Gangguan Jalur Listrik di Desa Lemo dan Pendreh

MUARA TEWEH, BERITAKALTENG24.COM –DPRD Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membahas gangguan jaringan listrik yang kerap terjadi di Desa Lemo dan Desa Pendreh. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat DPRD dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, H Taufik Nugraha, S.Kom.

RDP ini dihadiri oleh anggota DPRD Barito Utara, perwakilan PLN Muara Teweh HM Haris, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Utara, Eveready Noor, S.E. Pertemuan digelar sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat terkait ketidakstabilan pasokan listrik yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam forum itu, DPRD meminta klarifikasi resmi dari PLN mengenai penyebab gangguan yang terus berulang. H Taufik Nugraha menegaskan bahwa persoalan listrik tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat.

“Kami meminta PLN memberikan langkah konkret dan jadwal penanganan yang jelas agar masyarakat Desa Lemo dan Pendreh tidak terus-menerus mengalami gangguan listrik. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan PLN, HM Haris, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran langsung di lapangan. Ia menyebutkan beberapa titik jaringan mengalami gangguan teknis dan membutuhkan penataan ulang serta penggantian komponen agar distribusi listrik kembali normal.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Eveready Noor, mengapresiasi inisiatif DPRD yang mempertemukan pemerintah daerah dan PLN dalam satu forum. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan listrik yang stabil sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah.

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya percepatan perbaikan jaringan, pemeriksaan teknis pada jalur yang rawan gangguan, serta penyampaian laporan berkala dari PLN kepada DPRD hingga persoalan benar-benar teratasi.(red)