MUARA TEWEH, BERITAKALTENG24.COM –Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke‑XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung meriah di Arena Tiara Batara, Jumat malam (21/11/2025). Gelaran akbar ini mendapat apresiasi dari DPRD Barito Utara, sebagai bukti kuatnya identitas religius dan budaya daerah.
Anggota DPRD Barito Utara, Jiham Nur, mengatakan MTQH XXXIII bukan sekadar kompetisi seni baca dan hafalan Al‑Qur’an, tetapi juga momen untuk menyatukan masyarakat dan menegaskan nilai gotong royong. “Acara ini membuktikan Barito Utara sebagai daerah yang religius dan berbudaya,” ujarnya.
Kemeriahan acara terlihat dari kehadiran ribuan kafilah dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Menurut Jiham, MTQH tetap relevan sebagai ajang pembinaan generasi Qur’ani, sekaligus melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang bisa mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional.
Kesuksesan penyelenggaraan juga berkat sinergi berbagai pihak, termasuk panitia pelaksana, aparat keamanan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, dan rumah sakit setempat. Kehadiran dan koordinasi mereka menjadi fondasi agar acara berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat.
Selain lomba, rangkaian acara pendukung seperti pameran, pasar rakyat, dan seminar tentang cinta Al‑Qur’an, juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal serta mempererat silaturahmi antarwarga.
DPRD Barito Utara berharap momentum MTQH XXXIII dapat terus meningkatkan kualitas keagamaan dan kebudayaan di daerah. “Harapannya, Barito Utara dapat menjadi contoh daerah yang religius, berbudaya, dan berdaya saing, terutama dalam mendidik generasi muda Qur’ani,” pungkas Jiham.
MTQH XXXIII di Barito Utara bukan hanya kompetisi keagamaan. Kemeriahan, antusiasme masyarakat, dan kolaborasi banyak pihak membuktikan acara ini sukses memadukan semangat religius, kebersamaan, dan potensi budaya lokal.(red)






