Dewan Barito Utara Soroti Dampak Ekonomi Pernikahan Usia Anak

MUARA TEWEH, BERITAKALTENG24.COM –Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, menekankan bahwa pernikahan pada usia anak dapat menimbulkan beban ekonomi baru bagi keluarga dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Pernikahan dini berpotensi memasukkan anak-anak ke dalam lingkaran kemiskinan baru,” kata Tajeri belum lama ini.

Menurutnya, pasangan muda yang menikah di usia anak biasanya memiliki kemampuan finansial terbatas dan tingkat pendidikan rendah, sehingga sulit memperoleh penghasilan yang stabil untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kondisi ini dinilai berisiko meningkatkan angka kemiskinan di daerah.

Tajeri mendukung upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan, KB, dan Perlindungan Anak (DPPKB-P3A) dalam memperluas edukasi ekonomi keluarga serta pemberdayaan keterampilan bagi remaja, agar anak-anak dapat fokus pada pendidikan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

“Anak-anak harus dibekali kemampuan hidup dan ekonomi sebelum berbicara soal rumah tangga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tajeri menyoroti dampak jangka panjang pernikahan dini terhadap pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, jika kualitas sumber daya manusia terhambat oleh pernikahan dini, maka pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat juga akan terdampak.

“Jika masa depan ekonomi anak terganggu hari ini, maka masa depan daerah pun ikut terancam,” pungkas H. Tajeri.(Red)