Muara Teweh, beritakalteng24.com – Medco Energi Bangkanai Limited (Medco E&P) bersama SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) mempererat hubungan kemitraan dengan insan media di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Langkah ini ditempuh melalui kegiatan Media Edukasi 2025 sebagai upaya memperkuat komunikasi dan pemahaman mengenai industri hulu migas di era digital.
Manager Field Relations & Security Medco E&P Kalimantan Region, Rivian Pragitta Oktara, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara perusahaan dan media.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap silaturahmi dan sinergi yang sudah terjalin dapat terus terjaga,” ujarnya, Selasa.
Rivian juga menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Utara atas dukungan terhadap operasional Medco E&P yang berperan menjaga ketahanan energi nasional.
Sementara itu, Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, menekankan pentingnya akurasi informasi di tengah meningkatnya penyebaran hoaks.
“Jurnalis merupakan mitra strategis Medco E&P. Pemberitaan yang akurat dan berimbang menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik,” jelasnya.
Dari SKK Migas Kalsul, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi, Wisnu Wardhana, turut menjelaskan bahwa sinergi dengan media sangat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran operasi migas.
“Persepsi masyarakat dipengaruhi oleh informasi yang mereka terima. Liputan yang faktual dan kontekstual membantu menggambarkan manfaat industri migas bagi daerah serta menjaga stabilitas operasi,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Jurnalis Senior sekaligus pakar media, Dr. Makroen Sanjaya, yang memberikan materi tentang pentingnya integritas dan profesionalisme jurnalis di tengah derasnya arus informasi digital.
“Etika jurnalistik merupakan fondasi dalam menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya. Ini semakin penting di tengah maraknya informasi menyesatkan,” tegas Penguji UKW FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta itu.(red)






