Muara Teweh, beritakalteng24.com – Suasana hangat mewarnai acara pisah sambut Komandan Kodim 1013 Muara Teweh yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barito Utara Shalahuddin tidak hanya menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, tetapi juga membagikan kisah perjalanan panjang hingga dirinya resmi dilantik sebagai bupati.
Di hadapan para tamu undangan, Shalahuddin mengungkapkan bahwa proses dirinya menuju kursi bupati memakan waktu hampir dua tahun—salah satu proses terlama yang pernah terjadi di Indonesia.
“Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama yang luar biasa dalam mendukung program pemerintah daerah. Berkat kebersamaan ini, banyak program dapat berjalan dengan baik,” ujarnya, Selasa.
Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda atas dukungan selama ini dalam mendorong pembangunan di Barito Utara.
Dalam acara tersebut, Shalahuddin sempat menceritakan latar belakang pendidikannya. Ia bersekolah di Muara Teweh hingga SMA kelas satu sebelum pindah ke Palangka Raya. Setelah itu ia melanjutkan studi S1 Teknik Sipil di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.
Kariernya pun panjang. Ia pernah bekerja di Banjarmasin, kemudian mengabdi selama 19 tahun di Muara Teweh dan 10 tahun lebih di Barito Utara. Shalahuddin juga menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah selama lebih dari tujuh tahun pada masa Gubernur Sugianto Sabran.
Bupati turut mengenang perjalanan politiknya yang dimulai sejak 2013, meski belum membuahkan hasil. Ia kembali turun ke masyarakat pada 2025, menyambangi 93 desa dalam waktu tiga bulan hingga akhirnya mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Barito Utara.
“Alhamdulillah, dengan dukungan masyarakat dan tokoh-tokoh penting seperti Haji Gogo Purman Jaya, saya mendapat amanah memimpin Kabupaten Barito Utara untuk lima tahun ke depan,” tuturnya.
Dalam momentum pisah sambut itu, Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada Kolonel Inf Agussalim Tuo, Dandim 1013 sebelumnya, atas komunikasi dan sinergi yang terjalin baik selama bertugas. Ia juga menyambut Letkol Inf Nurwahid sebagai Dandim yang baru, dengan harapan kerja sama yang telah terbangun dapat semakin diperkuat.
Bupati mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kelancaran tugas dan pengabdian semua pihak. “Semoga Allah SWT memberi kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah ini,” tutupnya.(red)






