Anggota DPRD Barut Nilai Sosialisasi P3DN Dorong Daya Saing IKM

Muara Teweh, beritakalteng24.com– Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra, memberikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta bimbingan teknis pelaporan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) bagi para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat industri lokal agar lebih siap menghadapi persaingan.

“Sosialisasi mengenai P3DN dan Bimtek SIINAS ini sangat penting bagi IKM kita,” ujar Suhendra di Muara Teweh, Rabu.

Menurutnya, IKM merupakan salah satu sektor penopang ekonomi daerah. Karena itu, para pelaku usaha perlu didukung melalui pendampingan yang tepat, termasuk kemampuan mengelola data dan memanfaatkan sistem digital seperti SIINAS.

Dengan pemahaman yang baik terhadap sistem tersebut, kata Suhendra, pelaku IKM berpeluang lebih besar untuk masuk ke e-katalog pemerintah dan terhubung dengan pasar yang lebih luas.

“Penguasaan SIINAS dapat membuka banyak kesempatan baru bagi IKM. Ini akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Barito Utara,” jelasnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus memberikan pelatihan lanjutan dan pendampingan berkelanjutan guna memperkuat daya saing produk lokal.

“Kami di DPRD siap mendukung setiap kebijakan yang mendorong kemajuan industri daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Barito Utara Shalahuddin melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, Drs. H. Ardian, menyebut P3DN sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Ia menyoroti derasnya arus produk impor yang menuntut daerah memperkuat kualitas dan daya saing produk lokal. Melalui Bimtek SIINAS, pelaku IKM diharapkan memahami sistem pelaporan industri berbasis digital yang mencakup identitas usaha, jenis produk, kapasitas produksi, hingga potensi nilai TKDN.

“Kebijakan yang tepat hanya bisa terwujud dari data yang akurat. Kemajuan industri daerah sangat bergantung pada kedisiplinan pelaku usaha dalam memperbarui data,” ujar Ardian.(Red)