PANGKALAN BUN, Beritakalteng24.com — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pengusaha asal Kalimantan Tengah, Kuncoro Candra Winata, menilai pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga akal publik dari informasi menyesatkan dan kepentingan sempit.
Menurut Kuncoro, di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat membutuhkan pers yang bekerja dengan standar etika tinggi. Pers tidak hanya berfungsi menyampaikan peristiwa, tetapi juga menghadirkan konteks, verifikasi, serta nalar sehat agar publik dapat memahami persoalan secara utuh.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan pers harus berjalan seiring dengan profesionalisme. Tanpa independensi dan keberanian bersikap kritis, pers berisiko kehilangan fungsi kontrol sosialnya.
“Pers yang bebas dan bertanggung jawab adalah fondasi utama bagi terbentuknya opini publik yang sehat,” ujar Kuncoro, Jumat (6/2/2026).
Dari perspektif dunia usaha, Kuncoro menilai keberadaan pers yang kredibel turut menciptakan iklim ekonomi yang kondusif. Pemberitaan yang berimbang dan faktual dinilai mampu mendorong transparansi, kepastian hukum, serta meningkatkan kepercayaan investor, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Ia juga mengingatkan bahwa insan pers kerap bekerja di tengah berbagai keterbatasan dan tekanan, baik secara ekonomi maupun keamanan di lapangan. Karena itu, ia berharap negara, pelaku usaha, dan masyarakat dapat memberikan dukungan nyata agar pers tetap mampu menjalankan tugasnya secara independen dan bermartabat.
Dalam momentum Hari Pers Nasional, Kuncoro mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga dan merawat kemerdekaan pers. Menurutnya, pers yang kuat bukan hanya menjadi kepentingan wartawan, tetapi merupakan kebutuhan publik demi menjaga akal sehat demokrasi dan masa depan bangsa. (Ya/red)






