PALANGKA RAYA, Beritakalteng24.com – Aksi balap liar di Kota Palangka Raya masih terjadi meski berbagai upaya pencegahan telah dilakukan aparat kepolisian. Mulai dari sosialisasi, pemasangan spanduk larangan, patroli rutin hingga penyemprotan air di badan jalan, belum sepenuhnya membuat jera para pelaku.
Para pembalap liar justru mencari lokasi baru untuk tetap melakukan aksinya. Mereka kerap bermain “kucing-kucingan” dengan petugas dengan berpindah tempat untuk menghindari patroli kepolisian.
Kanit Patroli Satlantas Polresta Palangka Raya Ipda Dedi Hendra Kurniawan, mewakili Kasat Lantas Kompol Egidio Sumilat, mengatakan para pelaku sengaja berpindah lokasi agar tetap bisa menggelar balap liar.
“Mereka berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas supaya tetap bisa melakukan balap liar,” ujar Dedi, Minggu (8/2/2026).
Menurutnya, pelaku balap liar yang didominasi remaja berstatus pelajar awalnya berkumpul di Jalan Dr. Murjani. Namun setelah mengetahui lokasi tersebut dijaga polisi, mereka berpindah ke Jalan Diponegoro dan Jalan RTA Milono.
Saat patroli malam, petugas mendapati aksi balap liar di kedua ruas jalan tersebut. Para pelaku mengakui sengaja berpindah tempat untuk menghindari pengawasan aparat.
Petugas kemudian mengamankan sejumlah sepeda motor beserta pemiliknya. Rata-rata kendaraan yang digunakan telah dimodifikasi, seperti menggunakan knalpot brong serta tidak dilengkapi pelat nomor dan spion.
Polisi menegaskan akan terus meningkatkan patroli untuk menekan aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.






