BOGOR, Beritakalteng24.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Forum strategis ini menjadi tonggak krusial dalam menyelaraskan visi pembangunan nasional pasca-penetapan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Pertemuan skala besar ini dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, pimpinan lembaga tinggi negara, seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia. Rakornas ke-2 di era kepemimpinan Presiden Prabowo ini bertujuan memastikan setiap kebijakan prioritas tidak hanya berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi terimplementasi secara presisi hingga ke tingkat daerah.
Dalam maklumatnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa efektivitas pembangunan sangat bergantung pada kesamaan persepsi antara pusat dan daerah. Ia mengingatkan para pemimpin daerah untuk tidak melupakan akar sejarah perjuangan bangsa dalam setiap pengambilan kebijakan publik.
“Negara ini ada karena perjuangan pahlawan dan tumpah darah seluruh rakyat. Jangan pernah lupakan sejarah bangsa ini,” tegas Presiden. Ia juga menyerukan pentingnya menjaga persatuan nasional di atas segala perbedaan latar belakang suku, agama, maupun aliran politik. “Apapun perbedaan kita, kita adalah satu keluarga besar Indonesia.”
Lebih lanjut, Presiden menyoroti posisi Indonesia yang saat ini masih didominasi kelompok masyarakat pra-sejahtera atau aspiring middle class. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan tekad dalam menjaga kekayaan alam nasional dan menggunakannya sebagai instrumen penghapusan kemiskinan. “Mari kita berjuang bersama menuju Indonesia yang berdikari,” tandasnya.
Merespons arahan tersebut, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., yang hadir langsung bersama Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini dan unsur Forkopimda Barito Utara, menyatakan komitmen penuhnya terhadap kebijakan nasional. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara siap menjadi perpanjangan tangan pusat dalam mengeksekusi Program Asta Cita.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara tegak lurus dan mendukung sepenuhnya visi, misi, serta Program Asta Cita Bapak Presiden dan Pemerintah Pusat. Kami siap bersinergi mengimplementasikan RPJMN 2025–2029 secara optimal demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” ujar Bupati Shalahuddin.
Rakornas 2026 ini diharapkan mampu mengidentifikasi hambatan birokrasi di daerah secara dini. Dengan sinkronisasi target dan indikator yang akuntabel, pemerintah optimistis kebijakan pembangunan dapat dieksekusi secara tepat sasaran, efektif, dan efisien demi mewujudkan Indonesia Maju.(Red)






