LAHEI, Beritakalteng24.com — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, secara resmi membuka forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kecamatan Lahei, Rabu (4/2/2026), ini menjadi wadah krusial untuk mensinkronkan usulan pembangunan dari tingkat akar rumput dengan arah kebijakan strategis daerah.
Dalam arahannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa Musrenbang merupakan wahana teknokratis sekaligus demokratis yang mengedepankan prinsip gotong royong. Partisipasi aktif masyarakat dalam forum ini dinilai sangat penting guna memastikan postur APBD mendatang benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar keinginan administratif.
“Melalui Musrenbang ini, kita memastikan setiap aspirasi, kebutuhan, dan potensi lokal dapat terakomodasi dalam RKPD. Kita ingin pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh esensi masalah yang dihadapi masyarakat,” ujar H. Shalahuddin.
Bupati memaparkan bahwa tahun 2027 akan menjadi periode krusial dalam implementasi RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2030. Oleh karena itu, perencanaan tahun 2026 harus disusun secara terukur dan berdampak luas. Adapun tema besar yang diusung tahun ini adalah “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”.
Guna mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara tetap konsisten mengawal 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur. Fokus pembangunan mencakup penyelesaian jembatan strategis, peningkatan dan pelebaran jalan protokol, penataan kawasan perkotaan, hingga penyediaan air minum melalui SPAM IKK. Sektor kesehatan dan lingkungan juga tetap menjadi prioritas lewat rehabilitasi RSUD Muara Teweh serta normalisasi Sungai Bengaris.
Bupati juga menginstruksikan sinergi yang lebih erat antara perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta dunia usaha. Ia menekankan agar setiap program pembangunan disusun berbasis data yang akurat dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan lingkungan.
“Saya berharap Musrenbang di Kecamatan Lahei ini menghasilkan rencana kerja yang realistis dan tepat sasaran. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk menyusun langkah strategis demi terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Musrenbang ini dihadiri oleh pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan sektor swasta di wilayah Kecamatan Lahei. Hasil kesepakatan dalam forum ini nantinya akan dibawa ke Musrenbang tingkat kabupaten sebagai bahan penyusunan draf final RKPD 2026.(Red)






