Audit Interim Laporan Keuangan, Pemkab Barito Utara Tekankan Keterbukaan Informasi kepada BPK RI

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya terhadap transparansi tata kelola keuangan daerah dengan menyambut pelaksanaan pemeriksaan interim oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah. Mewakili Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk bersikap kooperatif dan mengedepankan keterbukaan data selama proses audit berlangsung.

Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan pembukaan pemeriksaan interim yang digelar di Aula Setda Lantai I Kabupaten Barito Utara, Selasa (3/2/2026). Forum ini menjadi langkah awal dalam rangkaian audit atas laporan keuangan pemerintah daerah guna memastikan penggunaan APBD berjalan sesuai koridor regulasi yang berlaku.

Dalam arahannya, Sekda Muhlis menyampaikan bahwa kehadiran Tim BPK RI merupakan bagian dari upaya sistematis untuk mewujudkan administrasi keuangan yang akuntabel. Pemeriksaan ini dipandang sebagai instrumen evaluasi untuk mendeteksi secara dini potensi kelemahan dalam pelaporan keuangan daerah.

“Kami berharap melalui pemeriksaan interim ini, pemerintah daerah dapat mengetahui secara detail aspek-aspek yang masih menjadi kelemahan dalam laporan keuangan. Dengan demikian, langkah perbaikan dapat segera dilakukan sebelum penyusunan laporan final,” ujar Muhlis.

Pemerintah daerah juga mengharapkan tim pemeriksa dapat memberikan bimbingan teknis serta masukan konstruktif apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam penatausahaan keuangan di lapangan. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas opini laporan keuangan Barito Utara di masa mendatang.

Guna mendukung kelancaran proses tersebut, seluruh kepala perangkat daerah diminta memberikan dukungan penuh kepada tim pemeriksa. Validitas dan akurasi data yang disajikan menjadi poin krusial yang ditekankan oleh pimpinan daerah agar proses audit berjalan efektif dan efisien.

“Seluruh perangkat daerah harus proaktif dan menyajikan data yang valid. Jangan ada hal yang ditutupi, demi kelancaran tugas pemeriksaan ini,” tegasnya.

Adapun Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah dalam tugas kali ini dipimpin oleh Albertus Aryo Andrianto, dengan anggota tim yang terdiri dari Rizki Hadila, Andi Fachnilah Saty, Diajeng Prima Rahmayanti, dan Yogi Prasetyo. Sinergi antara auditor dan auditi ini diharapkan dapat memperkuat kredibilitas pengelolaan keuangan publik di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.(Red)