Bupati Barito Utara Resmikan I-Mobil Untuk Jangkau Wilayah Terpencil

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com –  Pemerintah Kabupaten Barito Utara menghadirkan inovasi baru dalam pelayanan publik melalui peluncuran I-Mobil (Inovasi Mobil Pelayanan Perizinan) yang dikelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Layanan bergerak ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat, terutama yang berada jauh dari pusat kota, dalam mengakses berbagai layanan perizinan.

Peluncuran I-Mobil dilakukan pada Senin (1/12/2025) di halaman Kantor Bupati Barito Utara. Kendaraan operasional tersebut diserahkan langsung oleh Bupati H. Shalahuddin kepada Kepala DPMPTSP Barito Utara, Drs. Jufriansyah.

Bupati Shalahuddin mengatakan, hadirnya I-Mobil merupakan langkah nyata menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, serta dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan jaringan internet.

“Melalui I-Mobil ini, kami ingin memastikan masyarakat di daerah terpencil tetap mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan perizinan. Hambatan jarak tidak boleh menjadi alasan lagi dalam proses pengurusan legalitas usaha,” ujar Bupati.

Menurutnya, kemudahan layanan perizinan turut mendorong pertumbuhan UMKM serta iklim investasi di Barito Utara, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala DPMPTSP Barito Utara, Drs. Jufriansyah, menjelaskan bahwa I-Mobil dibekali perangkat pelayanan lengkap dan petugas khusus yang siap memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat.

“Di dalam I-Mobil tersedia fasilitas konsultasi, verifikasi data, hingga penerbitan dokumen perizinan. Untuk beberapa layanan tertentu, kami menerapkan sistem One-Day Service, sehingga dokumen bisa selesai lebih cepat sesuai regulasi,” terang Jufriansyah.

Ia menambahkan, layanan keliling ini akan menjangkau kecamatan hingga desa terpencil berdasarkan jadwal yang disusun secara terencana.

Dengan dioperasikannya I-Mobil, Pemkab Barito Utara menegaskan komitmennya untuk memperluas akses layanan publik yang inklusif serta mendukung kemajuan sektor usaha dan investasi di daerah.(Red)