MUARA TEWEH, beritakalteng24.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah pada Tahun Anggaran 2026 akan berpegang pada empat prioritas utama. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam pendapat akhir kepala daerah terhadap Raperda APBD 2026 pada rapat paripurna DPRD, Jumat.
Bupati Shalahuddin mengatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan setiap program pembangunan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah komitmen menentukan prioritas pembangunan tahun 2026 dengan empat poin utama yang menjadi landasan,” ujarnya.
Empat prioritas tersebut meliputi:
-
Mengutamakan pelayanan publik yang langsung meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
-
Menjaga efisiensi dan efektivitas anggaran melalui perencanaan serta pengendalian belanja yang tepat sasaran.
-
Memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam seluruh proses pelaksanaan anggaran.
-
Mengoptimalkan sinergi antara perangkat daerah dan DPRD demi percepatan pembangunan.
Bupati menegaskan seluruh kepala perangkat daerah wajib segera menyusun rencana operasional yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. “Setiap rupiah harus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Shalahuddin juga menekankan pentingnya sistem monitoring dan evaluasi dalam implementasi APBD 2026. Koordinasi dengan DPRD, Inspektorat, serta lembaga pengawas lainnya disebut akan diperkuat untuk memastikan seluruh program berjalan tepat waktu dan sesuai target.
“Pengawasan yang ketat sangat penting untuk mencegah pemborosan, meminimalkan risiko penyimpangan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah bekerja sama secara harmonis selama pembahasan anggaran. Ia juga memberi penghargaan kepada TAPD, kepala perangkat daerah, dan seluruh pihak yang terlibat hingga APBD 2026 dapat diselesaikan dengan baik.
“Kerja sama legislatif dan eksekutif adalah modal penting untuk mewujudkan Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya.
Bupati turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal pelaksanaan anggaran 2026 guna memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Rapat paripurna ditutup dengan harapan bahwa APBD 2026 dapat menjadi pondasi kuat bagi pembangunan Barito Utara yang lebih maju dan sejahtera. Shalahuddin menyebut berbagai masukan dari DPRD telah memperkaya perumusan kebijakan anggaran sehingga prioritas program dapat ditetapkan secara lebih tepat dan berorientasi pada kesejahteraan publik.(red)






