Kasongan, Beritakalteng24.com – “Kemerdekaan bisa runtuh bukan karena serangan senjata, tapi karena kita lengah pada perpecahan,” ungkap Bupati Katingan Saiful saat memimpin upacara HUT ke-80 RI di halaman Kantor Bupati, Minggu (17/8/2025).
Menurutnya, tema “Bersatu Berdaulat” harus dimaknai sebagai panggilan untuk merapatkan barisan menghadapi ancaman dunia. Ia menekankan, derasnya arus teknologi informasi justru bisa menjadi ancaman jika dipenuhi disinformasi yang memecah belah bangsa.
“Bhinneka Tunggal Ika bukan slogan kosong, melainkan pengikat jiwa dan raga agar Indonesia tetap kuat dan disegani,” ujarnya.
Saiful juga mengingatkan generasi muda agar tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas.
“Gunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyatukan, bukan memecah,” pesannya.
Ia menutup dengan ajakan merawat kemerdekaan demi warisan untuk anak cucu dan mewujudkan Katingan maju, sejahtera, berkeadilan, dan berakhlak mulia. (dy/Red)






