Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Lakukan Peninjauan Proyek Jembatan Tumpung Laung–Sikan

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan turun langsung meninjau lokasi pembangunan Jembatan Tumpung Laung–Sikan pada Kamis, 11 Desember 2025.

Kunjungan kerja ini dilakukan untuk melihat secara dekat progres serta kondisi lapangan guna memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung–Sikan sendiri menjadi satu dari tiga proyek jembatan berskala besar yang diprioritaskan Pemerintah Kabupaten Barito Utara pada awal masa kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix. Program ini dipandang strategis karena diharapkan mampu membuka akses dan meningkatkan konektivitas antarkawasan.

Pembangunan 3 jembatan besar itu, di antaranya Jembatan Tumpung Laung, Jembatan Lemo, dan Jembatan Lahei. Di mana diharapkan menjadi penopang penting konektivitas antarwilayah dan pemerataan ekonomi masyarakat Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

“Proyek 3 buah jembatan itu merupakan program strategis pembangunan di Kabupaten Barito Utara,” kata Bupati H Shalahuddin.

Peninjauan ini salah satu bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur demi peningkatan konektivitas di Barut.

Dalam kunjungannya, Bupati H Shalahuddin juga kembali menegaskan pentingnya pembangunan jembatan sebagai penghubung utama antarwilayah.

Menurutnya, keberadaan ketiga jembatan tersebut akan menjadi penopang mobilitas masyarakat, memperlancar arus barang dan jasa, serta membuka akses menuju kawasan yang selama ini sulit dijangkau.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barut, Muhammad Iman Topik, turut mendampingi peninjauan dan menjelaskan progres pembangunan di lapangan.

Dalam penjelasannya Iman Topik menuturkan pekerjaan konstruksi terus dikebut dengan tetap memperhatikan standar teknis dan aspek keselamatan.

“Kami pastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Tiga jembatan ini memiliki peran vital, sehingga kualitas struktur, ketepatan waktu, dan pengawasan teknis menjadi prioritas kami agar hasilnya maksimal dan aman digunakan masyarakat,” jelas Iman Topik.

Lebih lanjut dia bilang, bahwa koordinasi dengan pihak kontraktor dan pengawasan lapangan dilakukan secara intensif untuk memastikan pekerjaan tetap berada pada tahapan yang sesuai jalur semestinya.

Pada prinsipnya Pemkab Barut optimistis bahwa pembangunan ketiga jembatan tersebut akan membawa dampak positif besar terhadap pertumbuhan ekonomi ke depan, meningkatkan konektivitas antarkecamatan, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Barut.(red)