MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekda Drs. Muhlis, serta sejumlah kepala perangkat daerah turun langsung meninjau lokasi banjir di KM 38 Desa Sei Rahayu I, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (4/11).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi riil masyarakat terdampak sekaligus menyusun langkah strategis agar penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, mengingat lokasi tersebut hampir setiap tahun mengalami genangan di musim hujan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Shalahuddin menugaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara untuk segera melakukan Survey Investigasi Desain (SID) sebagai dasar pembuatan perencanaan teknis penanggulangan banjir jangka panjang.
“Kita perlu memahami akar persoalan melalui kajian teknis yang komprehensif, sehingga solusi yang disusun benar-benar efektif dan mencegah kejadian berulang setiap tahun,” tegasnya.
Bupati menegaskan bahwa penanganan harus berorientasi permanen, bukan sekadar respons cepat ketika banjir terjadi, agar masyarakat bisa mendapatkan perlindungan yang lebih optimal.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah konkret untuk mendukung percepatan penanganan. Salah satunya adalah pengadaan excavator amfibi yang akan digunakan untuk normalisasi sungai serta memperlancar aliran air pada titik rawan banjir.
“Ini selaras dengan komitmen Bapak Bupati dan program 100 hari kerja untuk memperkuat infrastruktur serta memastikan penanganan banjir dilakukan terintegrasi lintas sektor,” jelasnya.
Selain penanganan teknis, Pemkab Barito Utara juga menilai bahwa edukasi serta partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, bantaran sungai, dan saluran air sangat penting untuk solusi berkelanjutan.
Melalui peninjauan ini, pemerintah daerah menegaskan kesiapan untuk menjalankan penanganan banjir secara terukur, terencana, dan berkesinambungan, agar masyarakat di wilayah rawan banjir dapat merasakan peningkatan kondisi di tahun-tahun mendatang. (red)






