PALANGKA RAYA, Beritakalteng24.com — Direktur PT Tatanan Indah Fajar Cemerlang dan PT Irvan Prima Pratama, Poltak Silitonga atau yang akrab disapa PH Jepang, menyerukan agar pemerintah daerah memberikan kemudahan dalam proses perizinan usaha bagi perusahaan tambang yang beroperasi di Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara Gubernur Kalimantan Tengah, para bupati/wali kota se-Kalimantan Tengah, dan para direktur perusahaan tambang, yang digelar untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Selasa (21/10/2025).
Dalam forum tersebut, Poltak Silitonga menegaskan bahwa para pengusaha tambang pada dasarnya ingin menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah. Mereka berkomitmen untuk berkontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami para pengusaha ingin menjadi berkat bagi banyak orang, bukan beban. Kami patuh pada aturan, tetapi sering kali kesulitan justru muncul dalam proses perizinan yang berbelit,” ujarnya.
Menurutnya, hambatan administratif dalam pengurusan izin usaha seringkali mengganggu operasional perusahaan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kelancaran produksi, tetapi juga berpotensi mengurangi kontribusi sektor swasta terhadap PAD daerah.
“Kalau izin sulit, operasional bisa terganggu. Kalau operasional terganggu, otomatis pendapatan daerah dari pajak dan retribusi juga ikut menurun,” jelasnya.
PH Jepang menilai, bila pemerintah benar-benar ingin memperkuat PAD dari sektor swasta, maka diperlukan langkah nyata untuk memfasilitasi pengusaha dalam pengurusan izin usaha dan dokumen operasional. Dengan kemudahan tersebut, perusahaan dapat berjalan optimal, tenaga kerja lokal terserap lebih banyak, dan pajak daerah pun meningkat.
“Pemerintah ingin PAD naik, kami pun ingin usaha berjalan baik. Maka sinergi dan kepercayaan harus dibangun. Bila izin dipermudah, semua pihak diuntungkan,” kata Poltak menegaskan.
Ia menambahkan, perusahaan yang sehat bukan hanya memberikan keuntungan finansial bagi pemiliknya, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di sekitar wilayah tambang.
Oleh karena itu, kebijakan yang berpihak pada kemudahan berusaha akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
Di akhir rapat, Poltak Silitonga atau PH Jepang menutup pernyataannya dengan nada optimistis.
“Tetap semangat, mari kita bekerja sama untuk kemajuan Kalimantan Tengah. Tuhan memberkati. Amin,” tutupnya dengan senyum penuh keyakinan. (Red)






