DPRD Barito Utara Apresiasi Bupati Shalahuddin Pimpin Apel ASN untuk Tingkatkan Disiplin dan Pelayanan Publik

MUARA TEWEH, BERITAKALTENG24.COM –Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah, menyampaikan apresiasi atas langkah Bupati Shalahuddin yang turun langsung memimpin apel pagi di sejumlah dinas untuk mendorong kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (28/11/2025).

“Kehadiran bupati langsung dalam apel pegawai merupakan wujud komitmen pimpinan daerah untuk memastikan kedisiplinan, etos kerja, dan kualitas pelayanan publik berjalan optimal,” ujar Wardatun di Muara Teweh.

Menurut politisi PPP ini, tindakan Bupati Shalahuddin menjadi teladan nyata bagi seluruh ASN. “Ini menunjukkan bahwa kedisiplinan bukan hanya kewajiban pegawai, tetapi juga komitmen pimpinan dalam membangun budaya kerja yang baik,” kata Wardatun.

Wardatun menekankan bahwa pelayanan publik adalah tanggung jawab utama aparatur pemerintah, sehingga penguatan disiplin menjadi hal krusial. “Arahan bupati menjadi pengingat agar seluruh ASN bekerja profesional dan tidak mengabaikan pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran bupati menegaskan bahwa setiap warga berhak mendapatkan layanan yang optimal. “Kami di DPRD mendukung penuh langkah ini karena pelayanan publik harus menjadi prioritas,” katanya.

Wardatun juga mengapresiasi pesan bupati mengenai pentingnya kekompakan dan peran strategis ASN dalam mendukung pembangunan, khususnya pada sektor kebudayaan, pariwisata, kepemudaan, dan olahraga. Menurutnya, sektor-sektor tersebut membutuhkan inovasi dan kolaborasi yang solid untuk mendorong kemajuan daerah.

“Arahan bupati akan menjadi motivasi tambahan bagi pegawai Disbudparpora untuk meningkatkan kualitas kinerja. Kami berharap apel ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memperkuat kedisiplinan dan semangat kerja pegawai di seluruh perangkat daerah,” ujar Wardatun.

Wardatun menutup pernyataannya dengan harapan agar kegiatan serupa terus dilaksanakan di dinas-dinas lain sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal. “Ini langkah positif untuk memperbaiki budaya kerja,” tutupnya.(red)