PURUK CAHU, Beritakalteng24.com – DPRD Kabupaten Murung Raya kembali menyoroti pentingnya pemerataan tenaga kesehatan di wilayah pedesaan yang hingga kini masih mengalami kekurangan petugas medis. Bahkan, sejumlah desa disebut belum memiliki tenaga kesehatan sama sekali, sehingga pelayanan kesehatan belum dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Anggota DPRD Murung Raya, Johansyah, menegaskan bahwa pembangunan di sektor kesehatan tidak cukup hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana. Menurutnya, ketersediaan sumber daya manusia kesehatan merupakan faktor utama agar fasilitas yang ada dapat berfungsi secara maksimal.
“Pelayanan kesehatan tidak akan berjalan efektif jika hanya mengandalkan bangunan atau peralatan. Yang paling penting adalah ketersediaan tenaga kesehatannya,” kata Johansyah, Selasa (2/12/2025).
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menilai pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh masyarakat, baik yang tinggal di perkotaan maupun di wilayah terpencil, mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara.
Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, terutama di desa-desa yang masih minim layanan. Menurutnya, berbagai persoalan kesehatan, termasuk penanganan stunting, memerlukan dukungan tenaga kesehatan yang memadai dan merata.
“Masih banyak masalah kesehatan yang harus ditangani secara serius. Karena itu, pemerataan tenaga kesehatan hingga ke pelosok menjadi hal yang sangat mendesak,” tegasnya. (Red)






