MUARA TEWEH, BERITAKALTENG24.COM –Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan seremoni semata. Menurutnya, momen ini perlu dimaknai sebagai dorongan untuk terus bekerja dan mengabdi kepada masyarakat.
“Hari Pahlawan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merenungkan pengorbanan para pendahulu. Mereka berjuang tanpa pamrih, dengan tekad dan ketulusan demi masa depan bangsa. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu melalui pengabdian, kerja keras, dan keberpihakan kepada rakyat,” ujar Taufik di Muara Teweh, Selasa.
Pernyataan tersebut Ia sampaikan setelah mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 yang berlangsung khidmat di halaman kantor Bupati Barito Utara, Senin (10/11). Upacara dihadiri Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta masyarakat, dan menjadi momen untuk kembali mengenang jasa para pejuang kemerdekaan.
Taufik menilai bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus menjadi teladan bagi seluruh generasi. Khusus bagi aparatur pemerintah maupun anggota legislatif, semangat itu penting untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan keadilan sosial.
“Sebagai wakil rakyat, kami harus meneladani nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan kesederhanaan para pahlawan. Semangat gotong royong dan cinta tanah air harus terus kita pelihara dalam setiap kebijakan dan tindakan,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan peringatan ditutup dengan penghormatan kepada arwah pahlawan dan doa bersama bagi keselamatan bangsa. Taufik berharap peringatan ini menjadi pengingat bagi masyarakat Barito Utara untuk menjaga persatuan serta melanjutkan cita-cita perjuangan menuju Indonesia yang adil, maju, dan berdaulat.
Dalam amanat nasional yang dibacakan sebelumnya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf juga menyampaikan pesan mendalam mengenai nilai perjuangan. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan diperoleh melalui keberanian, kesabaran, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pahlawan.
Mensos turut mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi menggunakan bambu runcing, melainkan diwujudkan melalui ilmu, empati, serta pengabdian kepada masyarakat. Semangat para pahlawan, katanya, harus dihidupkan melalui kerja nyata sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketahanan nasional, keadilan sosial, pendidikan, dan pembangunan manusia Indonesia yang unggul dan berdaya.(red)






