Jembatan Desa Keraya Kian Mengkhawatirkan, Pagar Ambruk dan Struktur Mulai Melengkung

PANGKALAN BUN, Beritakalteng24.com – Kondisi jembatan di RT 04 Desa Keraya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kian mengkhawatirkan dan menjadi sorotan warga.

Pagar pengaman jembatan dilaporkan ambruk, sementara bagian badan jembatan terlihat mulai melengkung, sehingga memicu kekhawatiran akan potensi roboh.

Sejumlah warga mengaku resah setiap kali melintasi jembatan tersebut. Pasalnya, jembatan ini merupakan akses vital bagi aktivitas harian masyarakat, sekaligus jalur yang kerap dilalui warga dan pengunjung menuju kawasan wisata di sekitar Desa Keraya.

Kepala Desa Keraya, Jumattollah, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut kerusakan jembatan saat ini sudah cukup memprihatinkan, terlebih di tengah tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kumai.

“Kami mengimbau warga maupun pengunjung yang melintas agar lebih berhati-hati, terutama pada musim hujan seperti sekarang,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Menurutnya, hujan yang terus mengguyur dikhawatirkan dapat mempercepat penurunan kekuatan struktur jembatan. Jika tidak segera ditangani, risiko terjadinya kecelakaan tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, pihak desa berharap adanya respons cepat dari pemerintah daerah.

Keluhan warga tersebut mendapat perhatian dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat. Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kobar, Suradi, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti laporan yang masuk.

“Dalam waktu dekat akan kami cek langsung kondisi jembatan untuk memastikan tingkat kerusakan serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan,” kata Suradi.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar jembatan kembali aman dilalui dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. (Yo/red)