Kepala BNNP Kalteng Berganti, Kombes Pol Mada Roostanto Resmi Jabat Komitmen Perkuat Pemberantasan Narkotika

Peristiwa25 Dilihat

PALANGKA RAYA, Beritakalteng24.com – Pergeseran pucuk pimpinan kembali terjadi di lingkungan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (BNNP Kalteng).

Kombes Pol. Mada Roostanto resmi dilantik sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, menggantikan Kombes Pol. Dedy Tabrani yang belum genap satu bulan menjabat di daerah tersebut.

Kombes Pol. Dedy Tabrani selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Kepala BNN Provinsi Aceh. Rotasi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan strategi penguatan kinerja Badan Narkotika Nasional dalam menghadapi tantangan peredaran gelap narkotika di berbagai wilayah Indonesia.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tersebut dilaksanakan dalam sebuah upacara resmi yang digelar di Gedung Tan Satrisna, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (13/12/2025).

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, serta dihadiri jajaran pejabat utama BNN RI dan sejumlah undangan terkait.

Dalam arahannya, Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan kebutuhan organisasi guna menjaga kesinambungan kinerja serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas BNN di daerah. Ia berharap para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

“Kalimantan Tengah memiliki tantangan tersendiri dalam penanganan narkotika, baik dari sisi geografis maupun kerawanan jalur peredaran. Diperlukan kepemimpinan yang kuat, sinergi lintas sektor, serta pendekatan yang komprehensif,” ujar Komjen Suyudi.

Dengan dilantiknya Kombes Pol. Mada Roostanto sebagai Kepala BNNP Kalteng, diharapkan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah Bumi Tambun Bungai semakin diperkuat. Kalimantan Tengah dinilai sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi, baik sebagai wilayah transit maupun sasaran peredaran narkotika.

Sementara itu, Kombes Pol. Mada Roostanto dikenal sebagai perwira menengah Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang penegakan hukum dan pengawasan. Ia diharapkan mampu melanjutkan serta memperkuat program-program BNNP Kalteng, mulai dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga pemberantasan jaringan narkotika.

Pergantian kepemimpinan ini juga menjadi momentum bagi BNNP Kalimantan Tengah untuk semakin meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dengan kepemimpinan baru, BNNP Kalteng diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika. (red)