Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Dorong Penertiban Harga LPG 3 Kg di Tingkat Pengecer

Muara Teweh, beritakalteng24.com – Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Pemerintah Kabupaten Barito Utara menanggapi keluhan masyarakat terkait mahalnya harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer.

Menurut Tajeri, meski pemerintah daerah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET), realisasi di lapangan masih belum sesuai harapan. Banyak warga masih harus membeli LPG bersubsidi dengan harga lebih tinggi dari HET yang berlaku.

“HET sudah ada, tetapi penerapannya belum konsisten. Masyarakat tetap menemukan harga yang jauh lebih tinggi,” ujarnya, Senin (1/12/2025) di Muara Teweh.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, DPRD mendorong agar pasar penyeimbang digelar lebih sering dan menjangkau lebih banyak wilayah. Tajeri menekankan, kegiatan ini sebaiknya dilakukan secara rutin dengan lokasi yang berganti-ganti agar harga LPG 3 kilogram bisa stabil sesuai ketentuan.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, pengawasan harga LPG bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh pihak terkait distribusi.

“Kami di DPRD mendukung langkah-langkah pengendalian harga. Semua pihak harus bergerak bersama. Kalau bukan kita yang menyelesaikan, siapa lagi?” tegasnya.

Tajeri yakin, dengan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, persoalan harga LPG bersubsidi dapat segera diatasi. Ia menegaskan masyarakat menunggu langkah konkret agar LPG 3 kilogram tersedia sesuai harga yang semestinya. “Masalah LPG 3 kg ini sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat asalkan ada ketegasan dalam menindak pelanggaran di lapangan,” pungkasnya.(red)