Konsultasi Publik Amdal, Pemkab Barut Dukung Pengembangan Gas Karendan

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, berharap hasil konsultasi publik penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pengembangan Lapangan Gas Bumi Karendan Fase II Blok Bangkanai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan saat membuka kegiatan konsultasi publik studi Amdal pengembangan Lapangan Gas Bumi Karendan Fase II Blok Bangkanai di Muara Teweh, Kamis.

“Kami berharap hasil konsultasi publik ini menjadi dasar penyusunan dokumen Amdal yang berkualitas, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pengembangan Lapangan Gas Bumi Karendan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Barito Utara,” ujar Felix membacakan sambutan Bupati.

Ia mengatakan, kegiatan usaha minyak dan gas bumi memiliki potensi dampak terhadap lingkungan dan kondisi sosial masyarakat. Oleh karena itu, konsultasi publik menjadi sarana strategis untuk menyampaikan rencana kegiatan secara terbuka serta menjaring saran dan masukan dari masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah, lanjutnya, mengapresiasi Medco Energi Bangkanai Limited serta Tim Penyusun Dokumen Amdal dari Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor (IPB) atas pelaksanaan konsultasi publik tersebut.

“Konsultasi publik ini merupakan bagian penting dalam memastikan pembangunan berjalan secara berkeadilan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjamin keberlanjutan sumber daya alam,” kata Felix.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, khususnya dalam mendorong peningkatan produktivitas perekonomian daerah melalui optimalisasi sektor energi yang bertanggung jawab.

Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat dan tenaga kerja lokal, serta peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Pemerintah daerah berkomitmen agar pembangunan sektor energi, khususnya kegiatan migas di Barito Utara, dilaksanakan secara berwawasan lingkungan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegas Felix Sonadie.

Ia menambahkan, pengembangan Lapangan Gas Karendan Fase II memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan energi nasional, khususnya pasokan gas bumi untuk pembangkit listrik di Barito Utara, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan peningkatan penerimaan negara. (red)