PANGKALAN BUN, Beritakalteng24.com – Keluhan warga terkait distribusi LPG 3 kilogram di Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, menjadi perhatian aparat kepolisian.
Isu yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial menyebutkan gas subsidi tersebut “habis dalam waktu singkat”, sehingga memicu keresahan masyarakat.
Menindaklanjuti hal tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Madurejo, AIPTU Bambang Sugiarto, turun langsung ke lapangan pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Ia melakukan pengecekan di dua pangkalan LPG 3 Kg, yakni Kios Batu Bunga di Jalan Pasanah dan Kios Tiga Berkah di Jalan Malijo. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga berkoordinasi dengan pemilik kios serta menghadirkan Ketua RT setempat guna memastikan transparansi penyaluran.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa waktu operasional penyaluran LPG di kedua pangkalan relatif terbatas. Kondisi ini diduga menjadi salah satu penyebab cepat habisnya stok gas subsidi di tingkat masyarakat.
Petugas kemudian memberikan imbauan kepada pengelola pangkalan agar menyalurkan LPG sesuai ketentuan yang berlaku, serta tidak mendistribusikan kepada pihak yang tidak berhak.
Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi penyalahgunaan serta memastikan LPG subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Warga setempat mengapresiasi respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti keluhan tersebut. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
Ke depan, pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi di wilayah tersebut akan terus ditingkatkan. (YA/red)






