Pemkab Barito Utara Genjot Perbaikan Jalan Benangin, Libatkan Perusahaan Tambang untuk Akselerasi Pekerjaan

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Upaya memperbaiki ruas jalan menuju Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur, kembali dipercepat oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Jalan yang menghubungkan Simpang Km 34 hingga Benangin ini diketahui mengalami kerusakan cukup berat, padahal menjadi akses penting bagi warga maupun armada perusahaan tambang.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara, Muhammad Iman Topik, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik yang dinilai paling parah, salah satunya di STA 06+800.

“Sidak lapangan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati H. Shalahuddin agar perbaikan infrastruktur yang rusak segera ditangani. Jalan ini vital, sehingga respons cepat harus dilakukan,” jelasnya di Muara Teweh.

Ia menambahkan, penanganan jalan bukan hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga didukung oleh perusahaan-perusahaan pertambangan yang memanfaatkan jalur tersebut. Sejumlah perusahaan seperti PT Barito Bangun Nusantara (BBN), PT Nipindo Primatama (NIP), dan PT Batu Bara Dua Ribu Abadi (BDA) turut berpartisipasi dalam kegiatan perbaikan.

Menurut Iman Topik, kolaborasi lintas sektor ini penting karena seluruh pengguna jalan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga infrastruktur.

Pada titik yang rawan longsor, perbaikan akan dilakukan dengan pemasangan bronjong sepanjang kurang lebih 30 meter guna memperkuat struktur badan jalan. Desain teknis akan disesuaikan dengan kondisi lapangan agar hasilnya optimal.

Ia menegaskan koordinasi antara Dinas PUPR dan pihak perusahaan akan terus berlangsung selama proses pekerjaan berlangsung sehingga pengerjaan bisa lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin kembali menekankan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, terutama akses antardesa yang menunjang mobilitas masyarakat.

“Saya mengapresiasi langkah cepat PUPR serta dukungan dari perusahaan pengguna jalan. Infrastruktur seperti ini adalah penopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, sehingga penanganannya harus optimal,” kata Bupati.

Ia juga meminta agar seluruh pihak memprioritaskan keamanan pengguna jalan selama proses perbaikan. Pemasangan rambu peringatan dan rekayasa lalu lintas harus dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.

“Jangan sampai perbaikan justru menimbulkan potensi bahaya baru. Keselamatan masyarakat tetap nomor satu,” tegasnya.

Pemkab Barito Utara berharap perbaikan jalan dapat selesai dalam waktu dekat, sehingga aktivitas warga, distribusi logistik, hingga operasional perusahaan tambang dapat kembali normal.

Melalui kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha, jalur menuju Benangin diharapkan menjadi lebih layak dan menunjang perkembangan ekonomi kawasan. (red)