Pemkab Barito Utara Perkuat Kapasitas Masyarakat Adat agar Siap Bersaing dan Berkolaborasi dengan Dunia Usaha

Muara Teweh,beritakalteng24.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan keseriusannya dalam mendorong masyarakat adat untuk mengambil peran lebih besar dalam sektor usaha dan investasi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis, saat menjadi narasumber dalam Simposium Nasional Masyarakat Adat yang digelar di Balai Antang, Muara Teweh.

Muhlis menekankan bahwa masyarakat adat tidak boleh hanya ditempatkan sebagai penjaga tradisi dan warisan budaya. Lebih dari itu, mereka harus menjadi pelaku aktif pembangunan, seiring besarnya potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta daya saing ekonomi daerah.

“Melalui momentum ini, kami berharap masyarakat adat dapat meningkatkan kompetensi sehingga mampu bersaing dan menjalin kemitraan yang sejajar dengan dunia usaha dan investor secara bermartabat,” ujar Muhlis kepada awak media, Rabu (1/10/2025).

Ia menyebut ruang partisipasi bagi masyarakat adat harus semakin luas, terutama dalam perkembangan investasi yang saat ini semakin terbuka di Kabupaten Barito Utara. Dengan peningkatan kapasitas, masyarakat adat diharapkan tidak lagi hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi turut menjadi penentu arah kemajuan daerah.

Terkait pelaksanaan simposium, Muhlis menilai kegiatan tersebut mampu mendorong perubahan pola pikir dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kolaborasi multipihak.

“Dalam simposium kemarin terlihat jelas bagaimana pemerintah, masyarakat adat, dan dunia usaha harus saling bersinergi. Kolaborasi ini akan memperkuat arah investasi dan memastikan manfaatnya dirasakan lebih luas,” jelasnya.

Pemerintah berharap langkah ini menjadi titik akselerasi baru bagi masyarakat adat Barito Utara dalam menghadapi dinamika ekonomi modern, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai mitra strategis dalam pembangunan berkelanjutan daerah.(red)