MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mempercepat proses pendataan lahan pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Setda Lantai I pada Jumat (7/11) ini menjadi langkah awal memastikan kesiapan lokasi di seluruh wilayah Barito Utara.
Rakor dipimpin Inspektur Daerah Barito Utara, Rakhmat Muratni, dan dihadiri Wakil Bupati Felix S.Y. Tingan, Sekda Muhlis, jajaran Kodim 1013/Muara Teweh, Kepala Dinas Nakertranskop UKM, Kepala ATR/BPN, Kepala Dinas Perkimtan, Dinas PUPR, serta para camat se-Barito Utara.
Wakil Bupati Felix S.Y. Tingan menekankan bahwa pembangunan KDMP tidak hanya berorientasi pada fisik bangunan, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menguatkan ekonomi desa.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan. Tempat UMKM, petani, hingga pengrajin mendapatkan ruang tumbuh. Karena itu pembangunan fisik harus selaras dengan pembentukan karakter, manajemen yang baik, dan komitmen moral seluruh pihak,” jelasnya.
Felix menegaskan Pemkab Barito Utara berkomitmen menjadikan koperasi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat sehingga mampu menghadapi dinamika ekonomi modern.
Rakor ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang memandatkan percepatan pembangunan gerai, gudang, dan fasilitas penunjang koperasi sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi rakyat.
Sekda Barito Utara, Muhlis, mengingatkan bahwa pendataan lahan harus dilakukan secara terpadu dan akurat.
“Pendataan lokasi harus tepat, terkoordinasi, dan dilakukan dengan pendekatan lintas sektor. Koperasi akan menjadi fondasi ekonomi desa, sehingga percepatan pembangunan fisik membutuhkan kolaborasi yang konkret antara perangkat daerah, dinas teknis, dan pihak pertanahan,” tegasnya.
Sementara itu, Inspektur Daerah Rakhmat Muratni menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada 44 desa dan kelurahan yang menyatakan kesiapan lahan.
“Ini menunjukkan dukungan kuat dari desa dan kelurahan untuk menyukseskan program nasional ini. Proses pendataan juga berjalan sinergis bersama Kodim 1013/Muara Teweh,” ungkapnya.
Rakor kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari masing-masing camat mengenai kesiapan lahan di wilayahnya. Pemerintah berharap hasil koordinasi ini melahirkan rencana kerja yang terukur, realistis, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat desa.
Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemkab Barito Utara bersama Kodim 1013/Muara Teweh dan seluruh perangkat daerah dalam mempercepat pembangunan fisik Koperasi Merah Putih sebagai strategi menuju kemandirian ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan. (red)






