PALANGKA RAYA, Beritakalteng24.com — Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) unsur pendukung Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (3/3/2026). Pertemuan strategis yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah ini diikuti oleh jajaran kepala daerah se-Kalteng guna memastikan implementasi program kesejahteraan sosial tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rakor ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran resmi Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang telah dilakukan pada 20 Februari lalu. Dalam arahannya, pemerintah provinsi menekankan pentingnya mobilisasi aparatur di tingkat paling bawah, yakni para Ketua Rukun Tetangga (RT), sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Ketua RT dinilai memiliki pemahaman paling akurat mengenai kondisi riil ekonomi warga di lingkungan masing-masing, sehingga peran mereka sangat krusial dalam validasi data penerima manfaat.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Barito Utara terhadap keberlanjutan program tersebut. Ia menegaskan bahwa sinkronisasi data antara pemerintah kabupaten dan provinsi adalah kunci agar bantuan sosial tidak tumpang tindih. Kehadiran Wakil Bupati dalam rakor yang juga diikuti oleh pimpinan Bank Kalteng dan jajaran perangkat daerah provinsi ini mempertegas komitmen daerah dalam mendukung visi besar Gubernur Kalteng untuk pemerataan kesejahteraan.
Menurut Felix, keterlibatan aktif Ketua RT dalam koordinasi teknis yang digelar hari ini akan meminimalisir potensi kesalahan distribusi bantuan. Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan untuk memfasilitasi kebutuhan administratif yang diperlukan oleh para pengurus RT. Upaya ini dilakukan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat segera merasakan manfaat dari Kartu Huma Betang Sejahtera.
Sinergi lintas sektoral antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga perangkat lingkungan terkecil diharapkan mampu menciptakan sistem jaring pengaman sosial yang lebih inklusif. Dengan integrasi data yang lebih baik, Program Kartu Huma Betang Sejahtera diproyeksikan menjadi instrumen utama dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan standar hidup masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah secara merata dan berkelanjutan.(Red)






