Sri Susuhunan Pakubuwono XIII (PB XIII) Tutup Usia, Keraton Kasunanan Surakarta Berduka

Nasional114 Dilihat

SOLO/SURAKARTA, Beritakalteng24.co.id – Kabar duka datang dari keraton di Kota Surakarta. Sri Susuhunan Pakubuwono XIII (PB XIII) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (2/11/2025) pagi setelah menjalani perawatan medis di RS Indriati, Solo Baru, Sukoharjo.

PB XIII lahir di Surakarta pada 28 Juni 1948 dengan nama kecil Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Hangabehi. Ia naik takhta sebagai Susuhunan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada 10 September 2004 setelah wafatnya PB XII.

Selama masa pemerintahannya, beliau dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Jawa—melestarikan kesenian klasik dan memulihkan keharmonisan internal keraton yang sempat mengalami dualisme kepemimpinan.

Menurut kuasa hukumnya, KPAA Ferry Firman Nurwahyu Pradotodiningrat, PB XIII telah menjalani perawatan sejak 20 September 2025 di rumah sakit. Wafatnya beliau menimbulkan duka mendalam bagi keluarga keraton, masyarakat Surakarta, dan pegiat budaya Jawa.

Rencananya jenazah akan disemayamkan dan kemudian dilaksanakan pemakaman adat sesuai tradisi Keraton Surakarta.

Warisan dan Makna kepergian

Kepergian PB XIII bukan hanya kehilangan bagi keraton saja, tetapi juga bagi warisan budaya Jawa yang terus diperkuat selama masa pemerintahannya. Beliau membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mengenal dan merasakan warisan budaya keraton melalui kegiatan edukasi dan wisata.

Masa transisi kepemimpinan sekarang menjadi puncak sorotan: siapa yang akan meneruskan takhta, dan bagaimana kesinambungan tradisi serta peran keraton di era modern akan dijalankan – hal ini tengah dalam proses pembicaraan keluarga keraton dan pihak adat. (cyb)