Tingkatkan Standar Layanan Kesehatan, Bupati Barito Utara Tekankan Soliditas dan Akuntabilitas di RSUD Muara Teweh

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., memberikan arahan tegas mengenai pentingnya disiplin, profesionalisme, dan soliditas kerja di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh. Penegasan tersebut disampaikan saat ia memimpin apel pagi yang diikuti oleh seluruh tenaga medis dan jajaran manajemen rumah sakit pada Senin (9/2/2026). Bupati mengingatkan bahwa kedisiplinan bukan sekadar formalitas rutin, melainkan fondasi utama dalam menjalankan tanggung jawab pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan yang bersentuhan langsung dengan keselamatan jiwa manusia.

Dalam narasinya, H. Shalahuddin menekankan bahwa kemajuan Kabupaten Barito Utara sangat bergantung pada kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk para tenaga kesehatan sebagai motor penggerak daerah. Tanpa disiplin yang kuat, instansi pelayanan tidak akan mampu mencapai target kinerja yang optimal. Bupati juga menggarisbawahi bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan dukungan anggaran yang memadai untuk operasional rumah sakit. Namun, ia mewanti-wanti agar pemanfaatan anggaran tersebut dilakukan secara terarah, terukur, dan sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan guna menghindari potensi permasalahan hukum di masa depan.

Bupati Shalahuddin, yang didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekda Barito Utara Drs. Muhlis, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjadikan RSUD Muara Teweh sebagai rumah sakit rujukan utama yang andal. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menghilangkan ego sektoral dan mendukung penuh kepemimpinan manajemen rumah sakit demi kepentingan organisasi. Menggunakan analogi kerja tim, Bupati menyatakan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan merupakan hasil dari kolaborasi “Super Team”, bukan kerja individu atau “Superman”.

Lebih lanjut, Bupati memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang tidak sejalan dengan upaya perbaikan dan kemajuan rumah sakit. Pemerintah daerah tidak akan ragu untuk melakukan penataan birokrasi jika ditemukan oknum yang menghambat transformasi layanan. “Siapa pun yang tidak mendukung upaya perbaikan dan kemajuan rumah sakit ini, silakan mengundurkan diri. Kita ingin bekerja serius, profesional, dan bertanggung jawab,” tegas H. Shalahuddin di hadapan peserta apel.

Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh dokter spesialis, perawat, dan staf administratif untuk membangun kekompakan serta saling menguatkan dalam menghadapi tantangan medis yang semakin kompleks. Dengan tim yang solid dan manajemen yang transparan, RSUD Muara Teweh diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara. Kehadiran jajaran asisten sekda dan kepala perangkat daerah dalam apel tersebut menunjukkan dukungan lintas sektor yang kuat terhadap peningkatan mutu rumah sakit kebanggaan daerah ini.(Red)