Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pratama, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Visioner

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, secara resmi membuka agenda Uji Kompetensi (Job Fit) dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PJP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kamis (5/2/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penguatan sistem merit guna memastikan setiap pos jabatan strategis diisi oleh personil yang memiliki kesesuaian kompetensi dan integritas tinggi.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara ini diikuti oleh 25 pejabat eselon II. Berdasarkan skema yang ditetapkan, sebanyak 20 pejabat menjalani uji kesesuaian jabatan (job fit), sementara 5 pejabat lainnya mengikuti evaluasi kinerja mendalam. Proses penilaian dilakukan secara paralel di dua lokasi, yakni Aula DLH dan Aula Setda Barito Utara.

Dalam arahannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa dinamika pembangunan daerah serta tantangan birokrasi di masa depan menuntut sosok pimpinan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga visioner dan adaptif terhadap perubahan.

“Uji kompetensi atau job fit ini merupakan instrumen penting untuk menilai kesesuaian antara kapasitas pejabat dengan beban tugas jabatan yang diemban. Ini adalah dasar utama dalam pengambilan kebijakan manajemen talenta aparatur kita,” tegas H. Shalahuddin.

Bupati menggarisbawahi bahwa kegiatan ini bukanlah sekadar formalitas administratif tahunan. Penilaian ini merupakan langkah nyata untuk menjamin tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil (performance-oriented). Melalui proses ini, pemerintah daerah berupaya mengukur kompetensi manajerial, sosial kultural, hingga potensi kepemimpinan para pejabat dalam memberikan pelayanan publik.

“Evaluasi kinerja dilakukan secara ketat untuk memastikan setiap pejabat mampu memberikan kontribusi nyata dan terukur terhadap pencapaian visi serta misi pembangunan Kabupaten Barito Utara,” tambahnya.

Kepada Tim Panitia Seleksi dan Tim Penilai, Bupati memberikan instruksi tegas agar proses pengujian dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional sesuai dengan regulasi perundang-undangan yang berlaku. Hal ini krusial agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan potret kompetensi asli para peserta tanpa adanya intervensi subjektif.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, jajaran Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, serta tim penguji independen. Melalui penguatan struktur birokrasi ini, Barito Utara diharapkan memiliki mesin pemerintahan yang lebih solid dalam mengakselerasi program-program prioritas daerah ke depan.(Red)