Pangkalan Bun, Beritakalteng24.com – Pengguna jalan di Jalan Cilik Riwut II, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, mengeluhkan kondisi jalan berlubang yang semakin membahayakan.
Jalan yang menjadi akses harian warga itu tampak dipenuhi lubang dengan ukuran bervariasi, terutama di beberapa titik yang sering terendam air.
Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan maksimal.
Menurut salah satu warga sekitar, Ninu, masalah menjadi semakin parah ketika hujan turun. Lubang-lubang yang menganga tertutup air sehingga tak terlihat oleh pengendara.
“Kalau hujan lubangnya tidak kelihatan, apalagi malam hari sudah gelap. Motor sering oleng, bahkan ada yang sampai jatuh,” ungkapnya ketika ditemui, Kamis (11/12), siang.
Meski beberapa lubang sudah pernah ditambal, warga menilai perbaikan tersebut tidak bertahan lama. Tambalan yang ada kembali rusak hanya dalam hitungan minggu. Kondisi itu membuat warga kembali harus berhati-hati setiap melintas, terutama pengendara motor yang rentan tergelincir.
Jalan Cilik Riwut II sendiri merupakan akses yang cukup ramai dilalui warga sekitar, termasuk anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah setiap hari. Para orang tua pun mengaku cemas karena kondisi jalan yang tidak aman, terlebih bagi anak-anak yang menggunakan sepeda atau sepeda motor.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan hanya tambalan sementara. Mereka menilai perbaikan permanen sangat dibutuhkan mengingat jalan tersebut menjadi salah satu jalur penting di Sidorejo serta merupakan akses utama menuju kawasan permukiman padat penduduk.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu tindakan nyata dari pihak terkait. Mereka berharap keluhan ini mendapat perhatian agar kecelakaan tidak terus berulang dan aktivitas masyarakat bisa berjalan dengan aman dan nyaman. (Yo/red)






