Bupati Shalahuddin: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hak

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melantik sebanyak 136 pejabat pimpinan tinggi pratama administrator, pengawas, dan fungsional di Muara Teweh, Senin (4/5/2026). Dalam pelantikan ini sebanyak 18 pejabat eselon II dilakukan rotasi

Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat yang mengalami mutasi dan rotasi jabatan serta undangan dari berbagai unsur. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi di lingkup Pemkab Barito Utara.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh tahapan pelantikan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta rekomendasi Gubernur Kalimantan Tengah.

“Seluruh proses memiliki dasar hukum yang jelas, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa jabatan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Bupati juga meminta para pejabat yang baru dilantik segera melaksanakan serah terima jabatan dan fasilitas kedinasan, termasuk dokumen penting, guna memastikan kelancaran pemerintahan dan pelayanan publik.

“Pejabat lama saya minta tetap membantu pejabat baru dan bertanggung jawab atas data, terutama jika diperlukan dalam pemeriksaan oleh BPK RI,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan kapasitas aparatur.

“Kepada yang mendapat promosi, selamat bekerja. Kepada yang dirotasi, selamat bertugas di tempat baru. Jadikan pengalaman sebelumnya sebagai bahan evaluasi,” pesannya.

Sebanyak 18 pejabat yang dilantik menempati posisi strategis di berbagai perangkat daerah, sebagai langkah penguatan struktur organisasi dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Bupati berharap pelantikan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja aparatur dalam mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan. (red)