Bupati Shalahuddin Pastikan Program Daerah Sesuai Kebutuhan Masyarakat

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menggelar Safari Jumat perdana di Kecamatan Lahei, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung dari warga di tingkat kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Safari Jumat tidak hanya bertujuan memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mendengarkan berbagai masukan, keluhan, serta harapan warga terkait pelaksanaan pembangunan di daerah.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung dengan masyarakat sangat penting untuk memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.

“Melalui Safari Jumat, kami ingin memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Masukan dari warga akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kinerja kami ke depan,” ujar Shalahuddin.

Selain berdialog dengan masyarakat, Bupati juga melakukan peninjauan terhadap sejumlah infrastruktur di wilayah Kecamatan Lahei. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas yang menjadi kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran perangkat daerah agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan lebih responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kegiatan Safari Jumat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, Camat Lahei, kepala desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berencana menjadikan Safari Jumat sebagai agenda rutin yang akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi dua arah yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat guna mendukung pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan. (red)