PALANGKA RAYA, Beritakalteng24.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari, menegaskan pentingnya peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem usaha, memperluas investasi, dan menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan di daerah.
Menurut Andi Yuslim, peningkatan daya saing dunia usaha di Kalimantan Tengah memerlukan ekosistem investasi yang sehat dan kolaborasi yang semakin erat antara KADIN dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk melahirkan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika pasar global sekaligus berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa fokus KADIN saat ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, di mana pelaku usaha tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menyerap tenaga kerja.
“KADIN adalah mitra pemerintah yang harus terus kita kembangkan menjadi lebih baik ke depannya. Sinergi ini menjadi kunci agar pelaku usaha dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja. Tujuannya jelas, memajukan dunia usaha di Kalimantan Tengah, mulai dari tingkat provinsi hingga menyentuh kabupaten dan kota,” ujar Andi.
Ia menambahkan, kesiapan industri lokal dalam membuka lapangan kerja harus diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.
Upaya tersebut, lanjutnya, telah mulai diwujudkan KADIN Kalimantan Tengah melalui peluncuran Program Mahasiswa Entrepreneur “MATANG” (Miliarder Huma Betang) yang diperkenalkan pada Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) KADIN Kalteng pada 22–23 Desember 2025.
Program yang sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mencetak wirausaha muda itu dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem investasi sekaligus menyiapkan SDM unggul bagi kebutuhan dunia usaha.
“Di Kalteng ini ada program Mahasiswa Entrepreneur ‘MATANG’. Ini adalah program yang sangat bagus untuk terus disosialisasikan agar tercipta ekosistem investasi yang kuat di Kalteng, serta melahirkan sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Andi Yuslim, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Wilayah Kalimantan KADIN Indonesia, dijadwalkan hadir dalam Musprov VIII KADIN Kalimantan Tengah dan pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kalteng periode baru yang berlangsung pada 9–10 Juli 2026.
Ia berharap kepengurusan baru KADIN Kalteng mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Saya akan hadir di Musprov dan pelantikan KADIN Kalteng. Harapan kita bersama, KADIN Kalteng dapat terus bersinergi dengan para pelaku usaha dan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk bersama-sama memajukan ekonomi Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (red)





