Muara Teweh, BeritaKalteng24.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara mulai mengambil langkah antisipasi terhadap munculnya kabut asap pada musim kemarau. Sebanyak 1.000 masker atau 20 kotak dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan di Jalan Yetrosinseng, Jumat (14/8).
Pembagian masker dipimpin langsung Sekretaris Dinas Kesehatan Barito Utara, Zero Sota Rosadi, bersama jajaran. Kegiatan berlangsung di depan Kantor Dinas Kesehatan Barito Utara dengan sasaran pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Simamoraturahman, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan masyarakat, terutama ketika kualitas udara mulai terpengaruh kabut asap.
“Memasuki musim kemarau, kita mulai melihat adanya kabut asap. Kondisi ini tentu perlu kita antisipasi karena asap dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan,” kata Simamoraturahman saat ditemui di sela-sela menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Barito Utara, Jumat (14/8).
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu tindakan sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan debu maupun asap saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
Dinas Kesehatan tidak hanya melakukan pembagian masker pada pagi hari. Kegiatan serupa juga dijadwalkan berlangsung pada sore hari dengan lokasi di kawasan Bundaran Buah atau Bundaran Kodim Muara Teweh.
Simamoraturahman mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk membiasakan diri menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih berpotensi terpapar asap.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama pengguna jalan, agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Ini merupakan upaya pencegahan agar masyarakat tetap terlindungi dari dampak kabut asap,” ujarnya.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan selama musim kemarau. Jika kondisi udara semakin dipenuhi asap, aktivitas di luar ruangan diharapkan dapat dikurangi sebagai langkah pencegahan.
Dinkes Barito Utara berharap langkah sederhana tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri dari paparan asap, sekaligus membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan akan terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau.(Red)






