MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan kebijakan berbasis riset dan inovasi.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Muhlis, mewakili Bupati Barito Utara pada kegiatan kunjungan Tim Manajemen Riset dan Inovasi Daerah Regional 7 yang berlangsung di Ruang Rapat Rendalbag Bapperida Barito Utara, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan pengumpulan data kajian penguatan kebijakan optimalisasi potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk mendukung pembangunan kewilayahan zona timur Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Muhlis menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh berbagai upaya penguatan kebijakan yang didasarkan pada hasil riset dan inovasi, khususnya dalam pengembangan sektor energi baru terbarukan.
Menurutnya, kehadiran Tim Manajemen Riset dan Inovasi Daerah Regional 7 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga riset dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam pengelolaan dan pengembangan energi baru terbarukan di daerah. Kami berharap hasil kajian ini dapat memberikan arah yang jelas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Muhlis.
Ia menjelaskan, kegiatan koordinasi dan pengumpulan data tersebut bertujuan untuk memperkuat kebijakan optimalisasi potensi energi baru terbarukan guna mendukung pembangunan wilayah zona timur Kalimantan Tengah. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan Badan Riset dan Inovasi Nasional, diharapkan tercipta sinergi yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor energi, termasuk keterbatasan energi fosil dan tingginya biaya energi yang masih dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menilai daerah ini memiliki potensi energi yang cukup besar, baik dari sektor pertambangan maupun sumber daya gas. Namun, potensi tersebut masih didominasi energi tidak terbarukan sehingga diperlukan inovasi dan strategi baru untuk mengembangkan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Muhlis menegaskan bahwa dukungan riset dan inovasi akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong transformasi daerah menuju pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.
“Dengan dukungan riset dan inovasi, Kabupaten Barito Utara memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi daerah yang maju, tumbuh pesat, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan energi yang berkelanjutan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap dapat memperoleh masukan strategis yang menjadi dasar penyusunan kebijakan daerah dalam pengembangan energi baru terbarukan. Selain itu, hasil kajian yang dilakukan diharapkan mampu mendorong percepatan pemanfaatan EBT di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya kawasan timur yang memiliki potensi sumber daya energi yang cukup besar. (red)






