MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com – Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara di Pasar Pendopo dan Pasar PBB pada Sabtu pagi (20/12/2025) mendapat sambutan hangat dan antusias dari para pedagang setempat.
Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Shalahuddin–Felix, bertujuan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Namun, kesempatan ini tidak disia-siakan pedagang untuk menyampaikan aspirasi kepada pemimpin daerah ini.
Seperti disampaikan Seroja, pedagang Daging Ayam dan Ikan Patin di Pasar Pendopo, ia berharap ketika pasar Pendopo direnovasi, dirinya bisa memiliki Bak dagangan sendiri, bukan seperti yang ada seperti sekarang.
“Saya tadi minta ke pa bupati kalau bisa saya punya bak sendiri. Saya khawatir nanti bak saya ini diambil yang punya, karena saya cuma meminjam, terangnya.
Ini menyikapi rencana Bupati Shalahuddin untuk merenovasi wajah Pasar Pendopo yang letaknya di pinggir Kota Muara Teweh dekat Sungai Barito menjadi lebih estetik dan tertata.
Selain Seroja, pedangan ikan asin di Pasar Pendopo, Hidayatil Hadi menyambut baik rencana Bupati Shalahuddin merenovasi pasar.
Dirinya mengaku senang jika itu bisa terealisasi. “Ini rencana bagus, jadinya pasar bisa tertata baik. Tidak lagi seperti ini,” ungkapnya.
Sementara saat mengunjungi Pasar PBB salah satu pedagang sayur di situ langsung menyampaikan uneg-uneg terhadap apa yang selama ini dirasakan dirinya dan pedagang lain di Pasar PBB.
“Tolong pa bupati, bantu kami menertibkan pasar liar di depan itu, karena yang bayar di pasar ini kan kami. Di sini sewa lapak mahal, sementara mereka hanya bayar karcis,” ucap Parmini di hadapan Bupati Shalahuddin.
Menurutnya, dengan adanya pasar liar di depan Pasar PBB sudah menekan harga. Ada ketimpangan harga antara pedagang.
“Mereka itu menjual obral, sementara kami seperti biasa normal. Bayangkan saja kacang panjang saya 5 kilo baru bisa habis hampir seminggu, tomat saja itu kurang laku karena di depan menjual lebih murah,” keluhnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Shalahuddin berjanji segera berkoordinasi dengan dinas terkait.
“Nanti saya memanggil Dinas terkait dan UPT-nya. Kalau untuk infrastruktur sarana dan pra sarana memang dinas PUPR sudah dianggarkan adanya slotnya untuk rehab pasar,” kata Bupati Shalahuddin.
Terkait persoalan di Pasar PBB, Bupati Shalahuddin memastikan akan tertibkan.
“Nanti kita atur, kasihan mereka yang bayar setiap bulan, pajak dan sebagainya, nanti habis barangnya justru yang di area depan,” pungkas Bupati. (Red)






