LAHEI BARAT, Beritakalteng24.com — Pemerintah Kabupaten Barito Utara mempertegas komitmennya dalam mengawal arah pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Mewakili Bupati H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan membuka secara resmi kegiatan tersebut di Aula Kecamatan Lahei Barat, Rabu (4/2/2026).
Forum ini menjadi titik krusial dalam merumuskan postur pembangunan tahun 2027, yang merupakan bagian integral dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMD) Kabupaten Barito Utara periode 2025–2030. Dengan mengusung tema “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”, pemerintah daerah berupaya menjawab tantangan dinamika ekonomi global melalui penguatan basis lokal.
Dalam arahan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Felix Sonadie, ditekankan bahwa kualitas perencanaan pembangunan sangat bergantung pada validitas data lapangan. Ia mengingatkan agar usulan-usulan yang masuk tidak sekadar menjadi daftar keinginan, melainkan kebutuhan mendesak yang didukung data pendukung yang kuat.
“Setiap program yang direncanakan harus berbasis data dan kebutuhan nyata di lapangan. Pembangunan hanya bisa berhasil melalui sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, saya tegaskan, tidak boleh ada ego sektoral dalam proses ini,” ujar Felix Sonadie Y. Tingan saat membacakan sambutan Bupati.
Menyikapi tantangan keterbatasan anggaran (fiskal), Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong skema perencanaan yang lebih matang dan pengelolaan keuangan yang akuntabel. Musrenbang di tingkat kecamatan ini diharapkan mampu menyaring program-program super prioritas, terutama di bidang infrastruktur dasar, akses pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta stimulus bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya rekomendasi kebijakan yang adaptif untuk mempercepat pembangunan di wilayah Lahei Barat dan sekitarnya. Melalui diskusi partisipatif, setiap elemen mulai dari pemerintah desa hingga tokoh masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif.
“Mari kita jaga semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif. Musrenbang ini adalah wadah kita bersama untuk memastikan Barito Utara tumbuh lebih pesat, sejahtera, dan manfaat pembangunannya dirasakan secara berkeadilan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Lahei Barat, serta tokoh masyarakat dan pelaku dunia usaha setempat. Hasil kesepakatan dari Musrenbang ini selanjutnya akan dipertajam dalam forum lintas perangkat daerah sebelum ditetapkan menjadi RKPD final.(Red)






