Sambut Libur Lebaran 2026, Disbudparpora Barito Utara Promosikan Eksotisme Air Terjun Jantur Doyam

MUARA TEWEH, Beritakalteng24.com — Menjelang tibanya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) mulai gencar mempromosikan berbagai destinasi wisata unggulan daerah. Langkah ini dilakukan untuk menarik minat masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah agar memanfaatkan momentum libur panjang dengan mengunjungi objek wisata domestik.

Kepala Disbudparpora Barito Utara, Hj. Annisa Cahyawati, mengungkapkan bahwa salah satu destinasi alam yang menjadi andalan utama adalah Air Terjun Jantur Doyam. Destinasi ini menawarkan pesona air terjun yang jernih dengan latar belakang hutan tropis yang masih asri dan alami. Suara gemuruh air yang jatuh ke kolam alami serta udara sejuk di kawasan tersebut dinilai sangat cocok bagi keluarga yang ingin melepas penat setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa.

Selain keindahan visualnya, kawasan Jantur Doyam telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk menjamin kenyamanan pengunjung. Wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas seperti gazebo untuk beristirahat, area parkir yang memadai, mushola, toilet, ruang ganti, hingga area bermain anak. Tersedia pula titik-titik kuliner lokal yang siap memanjakan lidah pengunjung sembari menikmati suasana alam yang menenangkan di bawah rimbunnya pepohonan hijau.

Tidak hanya Jantur Doyam, Hj. Annisa juga merekomendasikan destinasi menarik lainnya seperti objek wisata DAM Trinsing yang menawarkan pemandangan waduk yang tenang serta Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur. Kedua lokasi ini memiliki daya tarik tersendiri, mulai dari wisata air hingga edukasi alam, yang semuanya telah siap menyambut lonjakan pengunjung pada masa libur Idul Fitri 2026 mendatang.

Melalui promosi yang intensif ini, pemerintah daerah berharap sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi positif bagi ekonomi kerakyatan di sekitar objek wisata. Masyarakat diajak untuk menjadi duta wisata dengan memperkenalkan potensi daerah kepada kerabat dari luar kota yang sedang mudik. Dengan berwisata di daerah sendiri, diharapkan rasa cinta terhadap kekayaan alam Bumi Iya Mulik Bengkang Turan semakin tumbuh kuat di tengah masyarakat.(Red)