MUARA TEWEH, beritakalteng24.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Rosi Wahyuni, mengapresiasi pelaksanaan SMM PAMA Healthy Awards 2026 yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu, bayi, dan balita.
Rosi Wahyuni menekankan pentingnya kegiatan tersebut dalam mendorong inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui penguatan peran Posyandu, kader PKK, serta tenaga kesehatan. “SMM PAMA Healthy Awards 2026 bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, evaluasi, dan motivasi bagi kader Posyandu di Barito Utara. Kegiatan ini mendorong terciptanya inovasi nyata yang bermanfaat langsung bagi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Pamapersada Nusantara dan PT Suparbari Mapanindo Mineral ini meliputi berbagai kategori lomba, seperti Baduta Sehat, Balita Sehat, Ibu Cerdas, Kader Pintar, Lomba Inovasi, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Berbagai inovasi yang ditampilkan antara lain pemanfaatan teknologi seperti barcode kehadiran (Bascara), aplikasi pencatatan gizi, Smart Posyandu, hingga timbangan digital berbasis Bluetooth.
Selain itu, terdapat pula program jemput bola Sahabat Balita (SAPA), pemanfaatan sampah melalui Pelita Dunia, serta pengolahan limbah plastik menjadi ecobrick “Bata Ramah” yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurut Rosi, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat dedikasi kader Posyandu, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan integritas di tengah masyarakat. “Semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai ajang lomba, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan mutu Posyandu dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara. Kader diharapkan terus berinovasi demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Kegiatan SMM PAMA Healthy Awards 2026 juga mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan Teweh Tengah dan Teweh Selatan, puskesmas, tenaga kesehatan, serta seluruh kader PKK dan Posyandu.(z)






