Tangis Santri Pecah, Api Lalap Kantor Yayasan dan Uang Rp40 Juta

KOTAWARINGIN BARAT, Beritakalteng24.com – Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Al-Huda di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat dini hari (22/5/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB itu menghanguskan bangunan kantor yayasan dan kantor MA Al-Huda.

Suasana haru dan kepanikan menyelimuti area pondok pesantren saat kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bangunan yang didominasi material kayu berukuran sekitar 6 x 8 meter persegi.

Para santri bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api, sambil menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi dari dalam bangunan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan armada pemadam setelah menerima laporan kebakaran.

“Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit armada damkar kecamatan, dua unit mobil Damkar Kobar 012 dan 013, serta satu unit mobil tangki bantuan dari perusahaan BGA. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB dengan bantuan gotong royong warga dan para santri,” ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah aset penting milik yayasan tidak sempat diselamatkan dan hangus terbakar. Di antaranya dua unit komputer PC, satu unit laptop, brankas, alat tulis kantor, hingga berbagai dokumen penting seperti akta pendirian yayasan, sertifikat yayasan, rekening yayasan, serta ijazah siswa kelas IX dan XII.

Selain itu, uang tunai sekitar Rp40 juta yang tersimpan di lokasi juga dilaporkan ikut hangus terbakar.

Kepala SMP IT Al-Huda, Nia Mustaan, menyebut sumber api diduga berasal dari korsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi para santri dan pengurus pondok pesantren yang harus kehilangan berbagai dokumen penting serta fasilitas pendidikan akibat amukan si jago merah. (YA/red)